Oleh: Indria Febriansyah
Kita hidup di zaman di mana penjajahan tidak lagi datang dengan bedil dan kapal perang. Penjajahan hari ini datang dengan utang, narasi demokrasi palsu, sanksi ekonomi, dan elite lokal yang tunduk pada kepentingan asing. Inilah wajah kolonialisme baru.
Apa yang dialami Venezuela adalah peringatan keras bagi seluruh bangsa yang ingin berdiri tegak. Ketika sebuah negara berani berkata “tidak” pada kepentingan asing, maka tekanannya datang dari segala arah. Presiden bisa dikriminalisasi, negara bisa dilumpuhkan, rakyat dipiskinkan secara sistematis. Bukan karena mereka salah, tetapi karena mereka tidak tunduk.
Indonesia tidak boleh naif.
Kita negara besar. Kaya sumber daya. Strategis secara geopolitik.
Artinya satu Indonesia adalah incaran.
Jika negara ini dipimpin oleh mereka yang takut pada tekanan asing, maka kedaulatan hanya tinggal slogan. Jika kebijakan lebih mengabdi pada modal global daripada kepentingan rakyat, maka bangsa ini sedang digiring menuju ketergantungan permanen.
Kita harus berani berkata jujur,
Antek asing itu nyata.
Mereka hadir dalam kebijakan yang mempermudah penghisapan sumber daya nasional.
Mereka hadir dalam pelemahan kedaulatan hukum dan ekonomi.
Mereka hadir dalam adu domba rakyat dengan dalih stabilitas dan investasi.
Karena itu, rakyat Indonesia harus bersatu.
Bersatu melawan segala bentuk intervensi asing.
Bersatu menolak elite pengkhianat bangsa.
Bersatu memperkuat negara, bukan melemahkannya.
Dalam kondisi dunia yang penuh tekanan ini, Indonesia membutuhkan pemimpin yang berani, tegas, dan paham medan geopolitik. Bukan pemimpin yang ragu-ragu. Bukan pemimpin yang gemar menyenangkan asing. Tetapi pemimpin yang berdiri di garis depan menjaga kehormatan bangsa.
Presiden Prabowo Subianto adalah jawaban atas kebutuhan sejarah itu.
Pemimpin yang mengerti arti kedaulatan.
Pemimpin yang memahami pertahanan negara.
Pemimpin yang tahu bahwa tanpa negara yang kuat, rakyat akan diinjak.
Ini bukan soal individu. Ini soal masa depan bangsa. Jika negara lemah, rakyat menderita. Jika bangsa terpecah, asing berkuasa.
Maka hari ini kita tegaskan....
Indonesia harus kuat. Rakyat harus bersatu. Kedaulatan tidak boleh ditawar.
Lawan intervensi asing!
Hancurkan kolonialisme gaya baru!
Tegakkan Indonesia berdiri di atas kaki sendiri!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terima kasih atas komentar anda