Kamis, 28 Agustus 2025

Indria Febriansyah: KSTI Berharap Pemerintah Menindak Tegas Pelaku Penyebaran Hoax, Dan Provokator Ruang Digital.

KSTI Dukung Pemerintah Tindak Tegas Penyebar Hoaks di Ruang Digital

Yogyakarta, [28/08/2025]Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia (KSTI) menyatakan dukungan penuh kepada pemerintah dalam menjaga ruang digital tetap sehat, aman, dan terbebas dari penyebaran hoaks serta berita provokatif yang berpotensi memecah persatuan bangsa.

KSTI menegaskan bahwa langkah pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tidak cukup hanya menyediakan kanal cek fakta, namun perlu disertai dengan tindakan tegas berupa takedown, pemblokiran akun, hingga proses hukum bagi pihak-pihak yang terbukti menyebarkan informasi bohong.



“Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia mendukung sepenuhnya langkah pemerintah untuk mentakedown bahkan memblokir akun-akun yang terdeteksi menyebarkan hoaks. Lebih dari itu, pelaku yang sengaja membuat dan menyebarkan berita provokatif yang tidak sesuai kenyataan harus ditindak hukum agar ada efek jera,” tegas Indria Febriansyah Ketua Umum KSTI.

Menurut Indria, penyebaran hoaks bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mengancam nilai-nilai persatuan dan kebangsaan yang menjadi dasar perjuangan Tamansiswa sejak didirikan oleh Ki Hadjar Dewantara.

Oleh karena itu, Kami Keluarga Besar Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak menggunakan media sosial, aktif melakukan literasi digital, serta melaporkan konten-konten bermuatan hoaks agar segera ditindaklanjuti.

Dengan dukungan penuh Masyarakat bersama pemerintah, KSTI berharap ruang digital Indonesia akan semakin kondusif, sehat, dan mampu mencerminkan semangat demokrasi yang berkualitas serta berkeadaban.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih atas komentar anda