Relawan Prabowo yang Berkelas dan Layak Masuk Kabinet Merah Putih
Jakarta, 29 April 2025 — Ketua Umum Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia sekaligus Sekretaris Jenderal Ikatan Relawan Merah Putih Prabowo se-Indonesia, Indria Febriansyah, menyampaikan pandangannya mengenai sejumlah tokoh relawan yang dinilai layak memperkuat Kabinet Merah Putih. Menurutnya, Haris Rusly Moti, Eli Salomo, dan Wahab Talaohu merupakan sosok-sosok berkelas yang tidak hanya memiliki rekam jejak panjang dalam perjuangan rakyat, tetapi juga memahami secara mendalam visi dan misi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun bangsa melalui Asta Cita.
“Ketiga nama ini bukan hanya aktivis yang lahir dari perlawanan terhadap Orde Baru, tetapi juga tetap setia di garis perjuangan rakyat hingga kini. Mereka memahami betul arah perjuangan Presiden Prabowo dan memiliki kapasitas untuk memperkuat Kabinet Merah Putih,” ujar Indria.
Haris Rusly Moti: Aktivis Strategis dan Penggerak Relawan
Haris Rusly Moti dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam gerakan mahasiswa 1998. Sebagai Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08, ia telah memainkan peran kunci dalam mengkonsolidasikan berbagai organisasi relawan pendukung Prabowo. Haris juga aktif menyuarakan pentingnya kemandirian pangan dan ekonomi nasional, serta mengkritisi kepentingan geopolitik yang berpotensi menunggangi situasi sosial di Indonesia.
Eli Salomo: Aktivis 98 dengan Pengalaman Organisasi Luas
Eli Salomo Sinaga merupakan aktivis 98 yang tergabung dalam kelompok Front Kota. Pemuda asal Binjai, Sumatera Utara ini adalah lulusan Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) dan pernah aktif di berbagai organisasi kepemudaan serta gerakan buruh. Selain itu, Eli juga dikenal sebagai pengusaha yang memiliki komitmen kuat dalam membangun bangsa.
Wahab Talaohu: Aktivis Famred dengan Komitmen Sosial Tinggi
Wahab Talaohu adalah aktivis 98 yang tergabung dalam Famred (Forum Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi). Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki komitmen tinggi terhadap isu-isu sosial dan demokrasi. Wahab pernah diusulkan sebagai calon menteri dalam kabinet Presiden Jokowi, menunjukkan pengakuan atas kapasitas dan integritasnya dalam kancah politik nasional.
Penutup
Indria Febriansyah menegaskan bahwa penunjukan relawan ke dalam kabinet bukan semata-mata soal loyalitas, tetapi juga kapasitas dan integritas. “Bukan berarti relawan saat ini yang ada di kabinet tidak kompeten, tetapi ada mutiara yang mampu menguatkan Kabinet Merah Putih yang kami nilai lebih mumpuni dari yang sudah ada,” pungkasnya.
Dengan latar belakang dan pengalaman yang dimiliki, Haris Rusly Moti, Eli Salomo, dan Wahab Talaohu dinilai sebagai sosok-sosok yang dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terima kasih atas komentar anda